PenjelasanDosa Besar dan Dosa Kecil. Foto: Unsplash. BACA JUGA: 2 Hal yang Termasuk dalam Dosa Jariyah. Dari Abdullah bin Amr, dari Nabi ï·ș, beliau bersabda, "Dosa-dosa besar adalah: Syirik kepada Allah, durhaka kepada kedua orang tua, membunuh jiwa dan sumpah palsu," (HR. Asy-Sya'by - Shaih). Sehinggahal tersebut harus ditutupi dengan taubat nashuha. Allah sudah memberitahu untuk melakukan taubat serta beristighfar sebabhal hal itu lebih baik dari pada senang melakukan dosa dengan terus-menerus. Dalam bertaubat, ada tiga tahapan atau tingkatan., tahap pertama yaitu berpaling dari dosa karena takut kepada Allah SWT. Inilahmaksud dari perkataan ini. Maka biarlah orang memakai kepekaan yang besar, yang kuat dan akurat untuk menentang dosa kecil atau yang kelihatan remeh. Kedua, Kasih persaudaraan adalah Menerima perbedaan. Cinta kasih adalah bisa menghargai orang lain yang berbeda, yang benar-benar distinctif. Banyakterminologi dosa dalam alkitab mulai dari dosa secara pikiran, mulut, hati, dan perbuatan. Namun, ada 7 dosa pokok atau 7 dosa besar dalam kristen yang mampu melahirkan dosa-dosa lain. Dilansir Selisip , konsep ini berawal dari biarawan Evagrius Ponticus yang melihat ketujuh dosa ini sebagai pikiran jahat di Yunani. Vay Tiền Online Chuyển KhoáșŁn Ngay. ï»żSecara garis besar, dosa terbagi dalam tiga kelompok yaitu, dosa besar yang tidak terampuni, dosa besar yang masih bisa diampuni, dan dosa kecil yang terhapus karena mengerjakan amal saleh. Sedangkan menurut Al-Qur'an , dosa terbagi dua yaitu, dosa besar kabair dan dosa kecil. Secara terminologi, dosa adalah segala sesuatu yang bertentangan dengan perintah Allah Ta'ala atau pelanggaran terhadap ketentuan-Nya. Para ulama mengatakan, ada 17 kata disebutkan oleh Al-Qur'an mengenai dosa besar ini sejalan dengan apa yang dikemukakan Abu Thalib Al-Makki sebagaimana disalin dari Beliau menyimpulkannya dari berbagai hadis Nabi Muhammad SAW . Berikut rinciannyaEmpat Dosa Letaknya Hati, yaitu 1. Syirik. "Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar." Surah An-Nisa' 482. Senantiasa Bermaksiat kepada Allah. "Dan barangsiapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya dan melanggar ketentuan-ketentuan-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam api neraka sedang ia kekal di dalamnya; dan baginya siksa yang menghinakan." Surah An-Nisa' 143. Merasa Aman dari Azab Allah. "Maka apakah mereka merasa aman dari azab Allah? Tiada yang merasa aman dan azab Allah kecuali orang-orang yang merugi." Surah Al-A'raf 994. Berputus Asa dari Rahmat Allah. "Hai anak-anakku, pergilah kamu, maka carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir." Surah Yusuf 87Empat Dosa Tempatnya di Lidah, yaitu5. Memberi Saksi Palsu. "Dan orang-orang yang tidak memberikan persaksian palsu, dan apabila mereka bertemu dengan yang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak berfaedah, mereka lalui dengan menjaga kehormatan dirinya." Surah Al-Furqan 72.6. Menuduh Perempuan Beriman Berbuat Zina. "Sesungguhnya orang-orang yang menuduh wanita yang baik-baik, yang lengah lagi beriman, mereka kena laknat di dunia dan akhirat, dan bagi mereka azab yang besar, pada hari, lidah, tangan dan kaki mereka menjadi saksi atas mereka terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan." Surah An-Nur 23-24.7. Bersumpah Palsu."Sesungguhnya orang-orang yang menukar janji Allah dan sumpah-sumpah mereka dengan harga yang sedikit, mereka itu tidak mendapat bagian di akhirat, dan Allah tidak akan berkata-kata dengan mereka dan tidak akan melihat kepada mereka pada hari kiamat dan tidak akan mensucikan mereka. Bagi mereka azab yang pedih." Surah Ali Imran 778. Berkata Bohong."Dan seorang laki-laki yang beriman di antara pengikut-pengikut Fir'aun yang menyembunyikan imannya berkata Tuhanmu. Dan jika ia seorang pendusta maka dialah yang menanggung dustanya itu; dan jika ia seorang yang benar niscaya sebagian yang diancamkannya kepadamu akan menimpamu. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang melampaui batas lagi pendusta." Surah Al-Mukmin 28Tiga Dosa Letaknya di Perut, yaitu 9. Minum khamar dan minuman keras. 10. Memakan harta anak yatim. 11. Memakan harta riba. Dua Dosa di Kemaluan, yaitu 12. Berzina. 13. Homoseksual. Dua Dosa Letaknya di Tangan, yaitu 14. Melakukan pembunuhan. 15. Melakukan pencurian. Satu Dosa di Kaki, yaitu 16. Lari dari peperangan. Satu Dosa di Seluruh Badan, yaitu; 17. Tidak menghormati kedua ibu bapak durhaka kepada orangtua.Untuk menghapus semua dosa-dosa tersebut, Allah dan Rasul-Nya memberikan petunjuk. Adapun dosa kecil bisa dihilangkan dengan memohon ampun dan mengerjakan amal-amal saleh seperti salat berjamaah 5 waktu, berpuasa, baca Al-Qur'an, menghadiri majelis ta'lim, bersedekah, dan amalan baik lainnya. Sedangkan dosa besar baru bisa hilang apabila pelakunya melakukan taubat nasuha dan berjanji tidak akan mengulanginya Ta'ala berfirman "Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar di antara dosa-dosa yang dilarang kamu mengerjakannya, niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahan dosa-dosamu yang kecil dan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia surga." Surah An-Nisa ayat 31.Wallahu A'lam Bish-Showabrhs “Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah, dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus.” Roma 3 23 – 24 Kalau saya teringat akan masa lalu saya, sering saya merasa malu dan menyesal atas berbagai perbuatan dan kelakuan saya yang tidak terpuji. Entah itu berupa iri hati, bohong kecil, mengambil barang tanpa ijin, ataupun merusakkan barang orang lain tanpa mengganti rugi, semuanya pernah saya lakukan, terutama semasa kanak-kanak dan remaja. Memang setelah saya melakukan hal-hal yang kurang baik, sering ada rasa menyesal yang timbul di hati. Pikiran pun melayang, membayangkan bagaimana jika sekiranya saya harus mempertanggung-jawabkan perbuatan saya kepada Tuhan; apalagi ada orang-orang yang menakut-nakuti, bahwa saya akan diadili Tuhan dan semua dosa yang pernah saya lakukan akan ditayangkan di sebuah layar perak di hadapan Tuhan dan orang-orang lain setelah saya mati. Tetapi biasanya saya menghibur diri dengan memakai alasan bahwa semua yang saya lakukan hanyalah dosa-dosa kecil. Benarkah dosa kecil akan diabaikan Tuhan? Ayat pembukaan diatas mengatakan bahwa semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah. Ini berarti semua dosa adalah sama di hadapan Tuhan. Orang Kristen memang percaya bahwa Tuhan adalah maha suci, dan karena itu Ia membenci semua bentuk dosa. Tetapi Tuhan juga maha pengampun dan maha kasih, siapa yang percaya kepada Kristus akan mendapat pengampunan. Dalam hal ini, pertanyaan yang terkadang muncul yaitu apakah Tuhan membedakan dosa kecil dan dosa besar dalam pengampunanNya. Apakah Ia lebih mudah mengampuni dosa yang kecil? Apakah Ia akan selalu mau mengampuni dosa kita sekalipun itu dosa besar? Ayat dibawah ini memberikan jawaban untuk kita. “
.Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba.” Yesaya 1 18 Bagi Tuhan tidak ada beda antara dosa kecil dan dosa besar, semua itu adalah dosa yang memerlukan penebusan darah Kristus. Jika kita bertobat dari dosa-dosa kita, Ia mau melupakan dosa-dosa kita Ibrani 8 12. Karena itu, setelah mendapat pengampunan kita harus berhenti dari berbuat dosa, baik besar maupun kecil. Hari demi hari, kita harus berubah menjadi makin serupa dengan Kristus. “Karena itu setiap orang yang tetap berada di dalam Dia, tidak berbuat dosa lagi; setiap orang yang tetap berbuat dosa, tidak melihat dan tidak mengenal Dia.” 1 Yohanes 3 6 Semua dosa adalah sama dihadapan Allah yang maha suci. Yesus pernah berkata bahwa jika kita memandang seseorang dengan hawa nafsu, itu juga berarti bahwa kita sudah berzinah Matius 5 28. Walaupun demikian, selama kita hidup di dunia, dosa kecil tentunya berbeda dengan dosa besar. Karena itu, pemerintah sebagai wakil Allah di dunia, membedakan jenis kejahatan dan memberikan hukuman yang berbeda. “Karena pemerintah adalah hamba Allah untuk kebaikanmu. Tetapi jika engkau berbuat jahat, takutlah akan dia, karena tidak percuma pemerintah menyandang pedang. Pemerintah adalah hamba Allah untuk membalaskan murka Allah atas mereka yang berbuat jahat.” Roma 13 4 Dalam kenyataannya, apa yang kita anggap dosa kecil bisa dan sering bertumbuh menjadi besar tanpa kita sadari. Mereka yang sering berbohong kecil, lama-lama menjadi pembohong besar; mereka yang sering mengambil atau memakai barang orang lain tanpa ijin, lama kelamaan bisa menjadi pencuri atau koruptor; mereka yang senang mengumbar hawa nafsu dalam pikirannya, lambat laun jatuh dalam perzinahan dan berbagai hal-hal yang tidak senonoh. Mereka yang mengabaikan etika, lambat laun akan mengabaikan hukum. Pagi ini firman Tuhan berkata bahwa dosa apapun yang kita lakukan adalah cukup untuk membawa kita ke arah kematian abadi. Hanya melalui darah Yesus, kita telah mendapat pengampunan. Karena itu, sebagai orang yang diselamatkan, kita harus berusaha untuk hidup dalam kebenaran setiap saat. “Sadarlah kembali sebaik-baiknya dan jangan berbuat dosa lagi!” 1 Korintus 15 34 DOSA itu dibagi menjadi dua. Dosa besar dan dosa kecil. Inilah yang kita yakini selama ini. Namun ada ulama yang mengatakan bahwa semua dosa itu besar, tidak ada yang kecil. Apa maksudnya? Allah SWT berfirman, “Jika kalian menjauhi dosa-dosa besar di antara dosa-dosa yang dilarang kalian mengerjakannya, niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahan kalian,” QS An-Nisa’ 31, “Orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji yang selain dari kesalahan-kesalahan kecil,” QS An-Najm 32. Sedangkan apa yang dikisahkan dari Abu Ishaq Al-Isfira’ainy, bahwa semua dosa adalah dosa besar dan sama sekali tidak ada dosa yang kecil, maka bukan itu maksudnya. Sebab kalau tidak, dosa memandang sesuatu yang diharamkan sama dengan dosa berzina. Tapi yang dimaksudkan adalah pengaitannya dengan keagungan yang didurhakai, dengan pengertian, sebagian bisa lebih besar dosanya daripada yang lain. Foto Unsplash BACA JUGA 2 Hal yang Termasuk dalam Dosa Jariyah Dari Abdullah bin Amr, dari Nabi ï·ș, beliau bersabda, “Dosa-dosa besar adalah Syirik kepada Allah, durhaka kepada kedua orang tua, membunuh jiwa dan sumpah palsu,” HR. Asy-Sya’by – Shaih. Dari Amr bin Syurahbil, dari Abdullah bin Mas’ud, dia berkata, “Aku bertanya, Wahai Rasulullah ï·ș, apakah dosa yang paling besar itu?’ Beliau menjawab, Jika engkau membuat tandingan bagi Allah, padahal Dialah yang menciptakan kami.’ Kemudian apa lagi?’ tanyaku. Beliau menjawab, Jika engkau membunuh anakmu karena takut dia makan bersamamu.’ Kemudian apa lagi?’ tanyaku. Beliau menjawab, Jika engkau berzina dengan istri tetanggamu.’ Kemudian Allah SWT menurunkan ayat yang membenarkan sabda beliau ini, “Dan, orang-orang yang tidak menyembah sesembahan lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah kecuali dengan alasan yang benar dan tidak berzina,” QS Al-Furqan 68. HR. Abu Wa’il, Ash-Shahih. Dari Nabi ï·ș, beliau bersabda, “Jauhilah oleh kalian tujuh kedurhakaan”. Mereka bertanya, “Apakah itu wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, Syirik kepada Allah, sihir, membunuh jiwa yang diharamkan Allah kecuali dengan alasan yang benar, memakan riba, memakan harta anak yatim, melarikan diri saat pertempuran, menuduh wanita-wanita suci yang lalai dan beriman’,” HR Abu Hurairah, Ash-Shahihain. Dalam hadits lain juga disebutkan, bahwa yang termasuk dosa besar adalah mencaci bapak dan ibu seseorang serta mencemarkan nama baik orang lain tanpa alasan yang dibenarkan. Abdullah bin Mas’ud RA berkata, “Dosa-dosa besar yang paling besar adalah Syirik kepada Allah, merasa aman dari tipu daya Allah, putus asa dari rahmat Allah dan karunia-Nya.” Sa’id bin Jubair berkata, “Ada seseorang bertanya kepada Ibnu Abbas tentang dosa-dosa besar, apakah jumlahnya ada tujuh? Maka Ibnu Abbas menjawab, “Jumlahnya lebih dekat dengan tujuh ratus macam. Hanya saja tidak ada istilah dosa besar selagi disertai istighfar, dan tidak ada istilah dosa kecil selagi dilakukan terus-menerus. Segala sesuatu yang dilakukan untuk mendurhakai Allah, disebut dosa besar. Maka barangsiapa yang melakukan sebagian dari dosa itu, hendaklah memohon ampunan kepada Allah, karena Allah tidak mengekalkan seseorang dari umat ini di dalam neraka kecuali orang yang keluar dari Islam, atau mengingkari satu kewajiban atau mendustakan takdir.” Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu Anhu berkata, “Apa yang dilarang Allah dari awal surat An-Nisa’ hingga ayat 31, semuanya adalah dosa besar.” Penjelasan Dosa Besar dan Dosa Kecil Foto Freepik BACA JUGA 4 Amalan Penghapus Dosa Adh-Dhahhak berkata, “Dosa besar adalah dosa yang telah diperingatkan Allah, berupa hukuman yang pasti di dunia dan siksa di akhirat.” Sufyan Ats-Tsaury berkata, “Dosa-dosa besar ialah segala dosa yang di dalamnya terdapat kezhaliman antara dirimu dan orang lain. Sedangkan dosa kecil ialah yang di dalamnya ada kezhaliman antara dirimu dan Allah, sebab Allah Maha Murah hati dan pasti mengampuni.” Menurut pendapat saya, yang dimaksudkan Sufyan, bahwa dosa antara hamba dan Allah lebih mudah urusannya daripada kezhaliman terhadap manusia, karena dosa ini dapat hilang dengan istighfar, ampunan, syafaat dan lain-lainnya. Sedangkan kezhaliman terhadap manusia, maka harus ada pembebasan darinya. [] Referensi E-book Madarijus Salikin Pendakian Menuju Allah/Ibnu Qayyim Al-Jauziyah/Pustaka Al-Kautsar/1999

dosa besar dan dosa kecil dalam kristen